2. Susun daftar kata-kata bahasa
Inggris yang sering digunakan (duplicate words) beserta padanan katanya di sebelahnya.
Kata-kata tersebut dalam bahasa Inggris biasanya berupa:
Preposition atau kata depan, misalnya in dan on.
Conjunction atau kata sambung, misalnya and
Keterangan tempat dan waktu, misalnya after, today, nama bulan seperti July, August,
nama tempat seperti England, USA dsb.
Bentuk jamak, misalnya books
Kata ganti misalnya They, Father, He
Kata benda, misalnya nama hewan, tumbuhan, alat dan sebagainya
Setelah siap simpanlah dalam format file *.txt
3. File tersebut akan kita jadikan modal untuk mereplace padanan kata dari Bahasa
Sumber (BS) ke Bahasa Tujuan (BS). Kemudian file tersebut kita gabungkan ke dalam
"dictionary file" bahasa indonesia dalam pengolah kata sebagai
alat untuk mengecek ulang spelling atau ejaan setelah penerjemahan selesai. Pada program
Microsoft Word, file dictionary berekstension *.dic yang dapat kita temukan pada menu tools_
option_spelling_customdictionaries_new.
4. Buka file yang akan kita terjemahkan. Gunakan tool replace pada menu Edit.
Replace lebih baik daripada menggunakan replace all
karena akan secara otomatis beralih ke kata berikutnya setelah kita mereplace suatu kata.
Yang dengan demikian akan juga memberi kesempatan buat kita melihat konteks kalimatnya.
Lakukan penggantian kata dengan mengunakan copy and paste dari file *.txt. Perhatikan
bentuk jamak dan penggunaan idiom pada konteks kalimat.
5. Setelah selesai, edit artikel tersebut. Jalankan spelling checker. Check dan edit
artikel sekali lagi dengan membandingkannya ke artikel sumber yang kita buat pada langkah
1.
6. Selesai.
Meskipun secara teknis proses penerjemahan di atas kelihatan cukup mudah, tapi
prosesnya sendiri butuh kecermatan tersendiri. Ada sejumlah hal yang kita kuasai bila kita
sudah terbiasa menterjemahkan. Terutama konteks penguasaan bidang/subjek artikel yang akan
diterjemahkan. Misalnya anda menterjemahkan artikel perikanan mungkin menemukan kata fin,
fins, final dan finish dalam satu artikel. Bila kita tidak cermat dan langsung menggunakan
replace all hasilnya pasti sangat membingungkan.
Supaya tidak merepotkan, gunakan cara ini untuk artikel-artikel penulisan populer yang
tidak begitu panjang. Kalau cara tersebut masih dianggap terlalu merepotkan cobalah
gunakan replace pada kata-kata ganti saja sehingga pada beberapa poin dapat bermanfaat
buat anda. Selamat mencoba!